Goa Gajah - Warisan Dunia Kebudayaan Bali


Saat berkunjung di Ubud, Kabupaten Gianyar, tentunya kita tidak akan lupa dengan salah satu objek wisata yang terdapat didaerah tersebut yaitu Goa Gajah. Goa Gajah sendiri adalah sebuah bangunan pura yang dijadikan sebagai tempat ibadah bagi umat Hindu di Bali. Dan merupakan objek wisata yang dimana UNESCO telah mencatatnya kedalam warisan dunia kebudayaan Bali. Suasana disekitar area Goa Gajah begitu nyaman, sejuk dan asri, karena disekitarnya terdapat banyak pepohonan rindang.

Goa Gajah
Goa Gajah
Jika kita memperhatikan bentuk bangunan Goa Gajah terlihat berupa bangunan batu padas yang keras, lalu kemudian dipahat sedemikian rupa sampai berbentuk hasil karya, sehingga menghasilkan bentuk wajah raksasa yang menyeramkan disertai dengan matanya yang bulat besar sambil melirik kekanan. Memiliki rambut dan alis yang kasar serta hidung besar, terdapat sederet gigi tepat dibawah mulut goa yang merupakan pintu masuk. Tinggi ukuran dari goa ini 6,75 meter dan lebar 8,6 meter. Sementara untuk ukuran mulut goa, tingginya 1 meter dan lebar 2 meter.

Ketika memasuki mulut goa ini, kalian akan menemukan dua jalur, ada yang mengarah ke barat dan satunya lagi kearah timur, sehingga tampilan denahnya seperti huruf "T". Ukuran dari jalur tersebut dari timur ke barat adalah panjang 13,5 meter, lebar 2,75 meter dan tinggi 2 meter. Didalam jalur tersebut kalian akan dapati ceruk yang terdiri 7 buah. Satu diantara 7 buah ceruk tersebut memiliki ukuran yang besar, dimana tingginya 1,26 meter, kedalaman 1,35 meter dan terletak 0,7 meter dari permukaan tanah. Kemudian pada bagian luar dari goa ini terdapat dua patung penjaga dan ukiran-ukiran lainnya.

Bangunan Sekitar Goa Gajah
Bangunan Sekitar Goa Gajah

Sejarah Goa Gajah

Penemuan Goa Gajah berawal dari laporan pejabat Hindia Belanda, LC. Heyting pada tahun 1923 yang menemukan arca Ganesha, Trilingga serta arca Hariti kepada pemerintah Hindia Belanda. Hal tersebut di tindak lanjuti oleh Dr. WF. Stuterhiem untuk mengadakan penelitian lanjut pada tahun 1925. Pada tahun 1950 Dinas Purbakala RI melalui seksi-seksi bangunan purbakala di Bali yang dipimpin oleh J.L Krijgman melakukan penelitian dan penggalian pada tahun 1954 sampai tahun 1979 dan ditemukanlah tempat petirtaan kuno dengan 6 buah patung wanita dengan pancuran air di dada dan sampai sekarang keberadaanya bisa dipercaya bisa memberikan vibrasi penyucian aura bagi pengunjung. Pada tahun 1931 Mr. Conrat Spies menemukan pula peningalan yang cukup penting di komplek "tukad pangkung" berupa stupa bercabang tiga yang terpahat pada dinding batu yang telah runtuh tergeletak didasar tukad pangkung. (Penulisan sejarah Goa Gajah ini diambil dari Wikipedia)

Tiket Masuk Goa Gajah Bali

Harga tiket untuk masuk ke Goa Gajah cukup murah hanya Rp. 15.000 per-orang ditambah dengan biaya parkir kendaraan sebesar Rp. 5.000.

Peta Lokasi Goa Gajah

Goa Gajah berlokasi di Ubud tepatnya Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatu, Kabupaten Gianyar-Bali yang merupakan salah satu tempat wisata di Bali yang menarik untuk dikunjungi. Dibawah ini adalah peta lokasi Goa Gajah.





Booking.com


Goa Gajah - Warisan Dunia Kebudayaan Bali Diposkan Oleh: khanza zahira